Menu Gstarkindo

Jumat, 25 September 2026

KAPASITAS TORSI BAUT ISO 898

 


Rumus menghitung tegangan leleh:




Tegangan Leleh (fy)=(Angka Pertama×100)×(Angka Kedua/10)Tegangan Leleh open paren f sub y close paren equals open paren Angka Pertama cross 100 close paren cross open paren Angka Kedua / 10 close paren

Grade Baut Tegangan Tarik Maksimum (Maks). Perhitungan Tegangan Leleh
Grade 4.6
Tegangan tarik maksimum = 400 MPa

Tegangan Leleh Minimum, fy = 400 × 0.6Grade 5.6
500 MPa
500 × 0.6300 MPa
Grade 8.8
800 MPa
800 × 0.8640 MPa
Grade 10.9
1000 MPa
1000 × 0.9900 MPa
Grade 12.9
1200 MPa
1200 × 0.91080 MPa



Torsi Pengencangan Maksimum untuk Baut Metrik Berulir Kasar

T=τizin×Jccap T equals the fraction with numerator tau sub i z i n end-sub cross cap J and denominator c end-fraction

T=π16×τizin×d3cap T equals the fraction with numerator pi and denominator 16 end-fraction cross tau sub i z i n end-sub cross d cubed

Teori Tresca (Maksimum Shear Stress Theory)

  • τmax=σy2=0,5fytau sub max of end-sub equals the fraction with numerator sigma sub y and denominator 2 end-fraction equals 0 comma 5 space f sub y

  •  Teori von Mises (Maximum Distortion Energy Theory)

    τmax=σy3≈0,577fytau sub max of end-sub equals the fraction with numerator sigma sub y and denominator the square root of 3 end-root end-fraction is approximately equal to 0 comma 577 space f sub y

    Pendekatan Praktis Peraturan Struktur Baja (seperti SNI / AISC)

    τy=0,6fytau sub y equals 0 comma 6 space f sub y

    Di mana:
    • Tcap T
      : Kapasitas torsi atau momen puntir (dalam satuan
      atau
      ).
    • τizintau sub i z i n end-sub
       : Tegangan geser izin (Allowable shear stress) dari jenis besi atau baja yang digunakan (
      MPaMPa
      atau
      N/mm2N/mm squared
      ).
    • dd
      : Diameter batang besi =
      .
    • Jcap J
      : Momen inersia polar (
      π⋅d432the fraction with numerator pi center dot d to the fourth power and denominator 32 end-fraction
      ).
    • cc
      : Jarak terjari dari pusat ke permukaan luar (
      ).

    Kelas properti (tingkat mutu) ditetapkan berdasarkan standar ISO 898 (Sifat mekanis pengencang yang terbuat dari baja karbon dan baja paduan). Tabel ini menampilkan nilai untuk ulir yang telah diberi sedikit pelumas, dengan tingkat tegangan sebesar 85% dari beban uji (*proof load*).

    Size (mm) Recommended Maximum Tightening Torque (Nm)
    Grade 8.8 Grade 9.8 Grade 10.9 Grade 12.9
    M5 7.0 7.8 10.0 11.7
    M6 11.8 13.3 17.0 19.9
    M8 28.8 32.3 41.3 48.3
    M10 57.3 64.1 81.8 95.7
    M12 99.8 112 143 167
    M16 248 277354 413
    M20 500   690 809
    M24 865   1195 1395
    M30 1719   2377 2774

    Nilai-nilai ini sebaiknya hanya digunakan jika produsen mesin tidak menyediakan nilai spesifiknya sendiri. Baut dengan ulir halus juga memiliki tingkat torsi berbeda yang umumnya tercantum dalam dokumentasi produsen.

    KAPASITAS TORSI BAUT ISO 898

      Rumus menghitung tegangan leleh: Tegangan Leleh ( f y ) = ( Angka Pertama × 100 ) × ( Angka Kedua / 10 ) Tegangan Leleh open paren f sub...