Menu Gstarkindo
Kamis, 27 Agustus 2026
Jumat, 27 Mei 2022
Selasa, 04 Januari 2022
Pengukuran Initial dan Final Setting Time Semen
Peralatan
![]() |
| (b) Gambar 1 Unit alat ukur VICAT |
Langkah Pengukuran Initial dan Final Setting Time
- Ambil semen sebanyak 400 gram dan tempatkan pada di dalam mangkuk
- Tambahkan air sebanyak 0.85 P ( P ; konsistensi standard semen) bersamaan itu stopwatch dimulai, catat waktu T1
- Isikan adonan semen ke dalam VICAT mould , ratakan permukaan atas dengan cethok(trowel)
- Letakan VICAT mould pada plat non porus(plat kaca), dan taruh penyelam (pluner) menyentuh permukaan dengan hati-hati
- Lepas pengunci pluner dan biarkan tenggelam ke dalam adonan
- Catat jarak penetrasi plunger dari bawah plunger terindikasi pada skala
- Ulang langkah 4 dan 5 dengan menggeser plunger (bersihkan) di luar titik sebelumnya( secukupnya) hingga penetrasi plunger berhenti pada jarak 5 mm, catat waktu T2
- Gamti jarum dengan jarum final set, semen pada status final set ketika jarum pada penerapan jarum secara hati-hati pada permukaan adonan (test block) memberi kesan saat ditempelkan gagal (fail) bekerja, catat waktu dengan T3.
![]() |
| Gambar 2. Pembacaan dan pencatatan |
Perhitungan
Selasa, 14 Desember 2021
Konvensi Pengkodean Gaya-Gaya Elemen pada Structure Analysis Program (SAP) 2000
Konvensi Tanda
Sumbu Normal 3
Sumbu Lokal 3 adalah selalu normal (tegak lurus) pada bidang elemen shell . Sumbu ini arahnya menuju anda ketika jalur j1-j2-j3 memperlihatkan berlawanan putaran jarum jam. Untuk element-elemen quadrilateral , bidang elemen didefinisikan oleh vektor yang menghubungkan titik-titik tengah dua pasang sisi-sisi berlawanan.
Arah bawaan (default)
Arah bawaan dari sumbu-sumbu lokal 1 dan 2 ditentukan oeleh hubungan antara sumbu lokal 3 dan sumbu global Z.:
Bidang lokal 3-2 diambil vertikal , misalnay sejajar pada sumbu Z
Sumbu lokal 2 diambil memiliki arah ke atas (+Z) masuk akal kecuali elemen adalah horisontal, dalam hal mana kasus sumbu lokal 2 diambil sepanjang arah sumbu global l +Y
Sumbu lokal 1 adalah horisontal , yaitu sumbu lokal 2 terletak dalam bidang X-Y
Elemen diperhitungkan menjadi horisontal jika sinus sudut anatar sumbu lokal 3 dan sumbu Z adalah kurang dari 10-3.
Sumbu lokal 2 membuat sudut yang sama dengan sumbu vertikal sebagai sumbu lokal 3 membuat dengan bidang horisontal. Maksud ini bahwa titik-titik sumbu lokal 2 mengarah vertikal untuk elemen-elemen vertikal .
Sudut Koordinat Elemen
Sudut koordinat elemen shell, ang, digunakan untuk mendefinisikan orientasi elemen sehingga dibedakan dari orienatsi bawaah(default). Sudut ini adalah sudut seluruh sumbu lokal 1 dan 2 diputar terhadap sumbu 3 positif dari orientasi bawaan( default). Perputaran nilao sudut positif ang memperlihatkan berlawanan jarum jam ketika sumbu lokal 3 adalah menununjuk ke anda.
Untuk elemen-elemen horisontal, ang adalah sudut antara sumbu lokal 2 dan sumbu horisontal +Y. Kata lain, ang adalah sudut anatara sumbu lokal 2 dan bidang vertikal yang mengandung sumbu lokal 3. Gambar-gambar berikut menyajikan contoh-contoh.

See Also: Von Mises Stress



Tegangan Von Mises
Tegangan Von Mises menyajikan ukuran dari geser, distorsial, tegangan di dalam material. Tegangan Von Mises adalah tegangan cenderung menyebabkan leleh pada baja. Tegangan Von Mises adalah bersifat bebas dari aksi sejumlah tegangan hidrostatis (s1= s2= s3) pada material.
Tegangan Von Mises didefinisikan dalam istilah dari tegengan prisipal sebagai berikut
svm=[(s1- s2)2+( s1- s3)2+( s2- s3)2]1/2.
Dalam status tarik murni, katakanlah s11=s dan seluruh tegangan lain bernilai nol, kemudian svm=s. Dalam status geser murni , katakanlah s12=t dan seluruh tegangan yang lain bernilai nol, kemudian svm= 31/2 t.
Untuk material, pelelehan awal dapat diekspektasikan ketika svm=sy, where sy is the tensile yield stress, or when svm= 31/2 ty, diman ty adalah tegangan leleh di dalam geser . Untuk material lain , material fungsioanal utamannya seperti tanah dan beton , tegangan Von Mises mungkin memiliki tanpa nilai di dalam prediksi leleh atau runtuh.
Sabtu, 07 Agustus 2021
Sabtu, 08 Mei 2021
Penulangan Ledak ( BURST REINFORCEMENT) Pada Angkur Balok Prestress
Tulangan Utama Beton Preategang
Penulangan ledakan (bursting reinforcement), dibutuhkan utuk penahan tegangan tarik kejadian ledakan (bursting) dimana trayektori tegangan adalah lengukngan-lengungan ke depan karena aksi beban. Kebutuhan tulangan untuk menahan tarikan lateral.
Penulangan spalling (spalling rainforcment), dibutuhkan sebagai penahan tegangan spalling pada area terbebani dan block angkur untuk mencegah pecah permukaan beton. Tegangan spalling adalah efek atau bentuk trayektori tegangan dari angkai poisson's yang tidak memadai dengan tegangan yang diinduksi oleh regangan.
Penulangan keseimbangan (equilibrium reinforcement), dibutuhkan ketika ada beberapa angkur berdekatan atau pada satu tempat dan beban prategang diterapkan berurutan.
Penulangan Ledakan (Bursting reinforcement)
Untuk beton penutup (cover) kurang dari 50 mm besarnya fs senilai dengan regangan 0.001.
Bentuk tulangan daerah ujung
Tulangan sengkang bentuk Mat dan Link
Sabtu, 14 Maret 2020
KAPASITAS TORSI BAUT ISO 898
Rumus menghitung tegangan leleh: Tegangan Leleh ( f y ) = ( Angka Pertama × 100 ) × ( Angka Kedua / 10 ) Tegangan Leleh open paren f sub...
-
Gambar 1 Model Kerja Tim Ruang Terbuka (Open Room) Tugas dan wewenang setiap personil adalah sebagai berikut: a. Ketua Tim...
-
HB 212-2002 Design Wind Speeds for the Asia-Pacific Region merupakan p ublikasi yang dikeluarkan oleh Australian. Standard nilai kecepat...
-
TIPE KENDARAAN PEMBEBANAN JEMBATAN JALAN RAYA Standard Nasional Indonesia (SNI) Gambar Beban Truk Standard SNI Gambar Beban Terbagi Rata (B...










